info berita

Wednesday, January 15, 2014

Gubernur Aceh Zaini Abdullah : Syariat Islam Mengajarkan Kita Untuk Wajib Memilih Pada Pesta Demokrasi Saat Pemilu 9 April 2014 Nanti

Banda Aceh-Gubernur Aceh Zaini Abdullah berharap komponen masyarakat di daerahnya untuk menjadikan Syariat Islam sebagai panduan berdemokrasi terutama pada Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif April 2014.

"Saya berharap seluruh komponen masyarakat Aceh, memperhatikan nilai etika dan moral serta menjadikan syariat Islam sebagai panduan berdemokrasi termasuk dalam Pemilu yang akan datang," katanya di Banda Aceh, Selasa (14/1/2014).

Hal tersebut juga disampaikan gubernur pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Menurut gubernur, kesadaran berdemokrasi etis yang berlandaskan syariat ditandai dengan terciptanya situasi damai, aman dan kondusif dalam menjalankan Pemilu.

Rakyat tidak boleh merasa ditindas, karena penindasan dan pemaksaan adalah tindakan yang bertentangan dengan demokrasi dan Syariat Islam. Berikan kebebasan kepada masyarakat untuk menentukan pilihannya dengan rasa tanggung jawab, kata Zaini menambahkan.

Momentum peringatakan hari lahirnya Muhammad SAW perlu dicermati dan dijadikan pedoman, termasuk dalam berkampanye ke depan.

"Saya mengajak kita semua untuk senantiasa menjaga dan mempertahankan kedamaian yang telah terbangun selama ini," kata gubernur menambahkan.
Kedamaian yang tercipta di Aceh, menurut Zaini akan memperlancar pembangunan yang akhirnya menuai kesejahteraan bagi seluruh rakyat Aceh.

Jangan nodai kedamaian yang sudah bersemi di hati rakyat Aceh, dengan tindakan anarkhisme, teror, dan penganiayaan.