info berita

Wednesday, May 29, 2013

Menko Polhukam Berdiplomasi Ke Swedia

SBY : Tahun 2002 Saya Sebagai Menko Polhukam Berdiplomasi Ke Swedia, Konflik Aceh Telah Selesai, Mari Kita Jaga Kesepakatan Damai Bersama dan Bermartabat

- Presiden SBY mengatakan dulu banyak tokoh Gerakan Aceh Merdeka yang saat itu bermukim di Swedia.

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menulis di akun twitternya bahwa pada tahun 2002 beliau pernah berkunjung ke Swedia dalam rangka merintis penyelesaian untuk berdamai dengan Aceh.

"Tahun 2002, saya sebagai Menko Polkam berdiplomasi ke Swedia, untuk merintis jalan penyelesaian Aceh secara damai dan bermartabat," kata Presiden dalam akun twitternya @SBYudhoyono yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu (29/5/2013).

"Konflik Aceh tidak akan selesai tanpa menyentuh simpul-simpul kepemimpinan (GAM-red) yang ada di Swedia," katanya.



SBY juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan menghormati kesepakatan perdamaian yang kemudian menghentikan konflik di Aceh pada 2005.

"Alhamdulillah setelah lima tahun berikhtiar, tahun 2005 konflik Aceh kita selesaikan. Mari kita hormati dan jaga kesepakatan itu".

Presiden melakukan kunjungan kerja ke Swedia sejak 27 Mei hingga 29 Mei mendatang. Dalam kunjungan itu Presiden menghadiri sejumlah acara dan juga bertemu dengan PM dan Raja Swedia.

Sebelumnya, Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) meminta Pemprov Aceh merujuk kembali pada Perjanjian Helsinki dalam menetapkan simbol bendera daerah, kata Mendagri Gamawan Fauzi di Jakarta, Selasa (28/5)