Foto ; PLTA Nagan Raya
SUKA MAKMUE - Ratusan warga di Desa Krueng Isep, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya sejak Sabtu lalu
hingga Selasa (2-5/11) kemarin dilaporkan melakukan aksi penghentian
aktivitas pembangunan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di
wilayah pedalaman ini. Aksi yang dilakukan oleh masyarakat tersebut
diduga karena pihak perusahaan belum merealisasikan jajnjinya
mempekerjakan warga lokal di perusahaan ini.
Kapolres Gunawan
juga mengaku pihaknya sudah berupaya melakukan koordinasi dengan pihak
perusahaan guna memfasilitasi persoalan ini dengan masyarakat, dengan
harapan persoalan tersebut bisa secepatnya tuntas. Namun hingga sekarang
pihak perusahaan belum memberikan respons terhadap hal ini.
Bahkan informasi yang diterima aparat kepolisian di wilayah ini, kasus
pemblokiran tersebut baru akan berakhir setelah pimpinan perusahaan yang
melakukan pembangunan PLTA menjumpai warga, sekaligus merealisasikan
janjinya. “Masalahnya diduga akibat soal janji yang belum direalisasikan
kepada warga oleh pihak perusahaan,” katanya.
Terhadap
persoalan ini, pihaknya juga sudah menempatkan personel polisi di
sekitar lokasi pemblokiran guna menghindari adanya hal-hal yang tak
diinginkan, pungkas Kapolres Nagan Raya AKBP Gunawan Eko Susilo.
Kepala Dinas Pertambangan Energi Kabupaten Nagan Raya
“Yang saya dengar ada janji yang belum ditepati pihak perusahaan kepada warga,” katanya.

No comments:
Post a Comment